Universitas Nias Bersama Yaperti Laksanakan Penjemputan Bagi 62 Orang Mahasiswa Penerima Beasiswa Yayasan Perguruan Tinggi Nias dari Asrama St. Agnes Laverna

Universitas Nias.ac.id-Gunungsitoli: Universitas Nias bersama Yayasan Perguruan Tinggi (YAPERTI) Nias melaksanakan kegiatan penjemputan bagi mahasiswa penerima beasiswa Yayasan Perguruan Tinggi Nias. Rabu 4 November 2026 bertempat di gedung aula st. Laverna Kota Gunungsitoli. Adapun mahasiswa penerima beasiswa ini telah di fokuskan hanya di fokuskan di Fakultas Sains dan Teknol. Kegiatan ini menjadi momentum penuh makna untuk mensyukuri keberhasilan mahasiswa dalam menyelesaikan studi sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pengelola asrama, keluarga, dan seluruh pihak yang mendukung keberlangsungan pendidikan.
Program beasiswa Yaperti Nias ini dimulai pada September 2022 yang diikuti oleh 63 mahasiswa, terdiri atas 40 mahasiswa Program Studi Agroteknologi dan 23 mahasiswa Program Studi Sumber Daya Akuatik. Selama menjalani pendidikan, para mahasiswa memperoleh dukungan fasilitas pendidikan dan tempat tinggal di Asrama Putra dan Putri St. Agnes Laverna yang dikelola Yayasan Karya Darma Bakti, pembebasan dari uang kuliah, uang ujian seminar proposal dan uang ujian sidang skripsi.

Dalam laporannya, Dekan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Nias, Ratna Natalia Mendrofa, S.Pd., M.Pd menyampaikan bahwa program beasiswa tersebut merupakan bentuk nyata komitmen institusi dalam memperluas akses pendidikan tinggi serta mempersiapkan sumber daya manusia yang unggul, mandiri, disiplin, dan bertanggung jawab.
Berdasarkan laporan akademik, sebanyak 57 mahasiswa telah menyelesaikan studi dan mengikuti yudisium pada 31 Agustus 2026, dengan rincian 36 mahasiswa Program Studi Agroteknologi dan 21 mahasiswa Program Studi Sumber Daya Akuatik. Para lulusan tersebut mencatatkan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) pada rentang 3,38 hingga 3,80.
Sementara itu, lima mahasiswa lainnya masih menjalani proses penyelesaian studi, termasuk penelitian dan pemenuhan administrasi penelitian. Adapun satu mahasiswa tidak melanjutkan studi. Fakultas Sains dan Teknologi menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pendampingan kepada mahasiswa yang masih berproses agar dapat menyelesaikan pendidikan dengan baik.
Dekan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada YAPERTI Nias, Rektor Universitas Nias, Yayasan Karya Darma Bakti, pengelola Asrama St. Agnes Laverna, para dosen, tenaga kependidikan, serta orang tua dan wali mahasiswa atas dukungan dan kepercayaan yang telah diberikan selama program berlangsung.

Menurutnya, keberhasilan mahasiswa tidak terlepas dari kolaborasi berbagai pihak. Kampus berperan dalam penyelenggaraan pendidikan dan pembimbingan akademik, asrama menjadi lingkungan pembinaan karakter dan kemandirian, sedangkan keluarga memberikan dukungan moral, doa, dan motivasi yang tidak pernah putus.
Sementara itu, dalam sambutannya perwakilan pengelola Asrama Putra dan Putri St. Agnes Laverna menyampaikan rasa syukur dan kebanggaan atas keberhasilan para mahasiswa yang telah menyelesaikan pendidikan tinggi. Selama empat tahun, asrama tidak hanya menjadi tempat tinggal, tetapi juga lingkungan pembinaan yang mendukung pembentukan karakter, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kemandirian mahasiswa.
Pengelola asrama berharap agar para lulusan mampu menerapkan ilmu dan nilai-nilai positif yang diperoleh selama tinggal di asrama dalam kehidupan bermasyarakat. Para lulusan juga diharapkan tetap menjaga hubungan baik dengan almamater dan keluarga besar Asrama St. Agnes Laverna serta menjadi pribadi yang bermanfaat bagi keluarga, masyarakat, dan daerah asalnya.

Demikian juga dalam sambutan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, Inovasi, Kerja Sama, dan Humas Universitas Nias. Syukur Kasieli Hulu, S.H., M.H menekankan pentingnya kolaborasi berkelanjutan antara perguruan tinggi, mitra, pengelola asrama, dan keluarga dalam mendukung keberhasilan mahasiswa.
Program beasiswa ini dinilai sebagai salah satu wujud komitmen bersama untuk memberikan kesempatan kepada generasi muda agar dapat mengakses pendidikan tinggi dan mengembangkan potensi akademik maupun karakter. Keberhasilan para lulusan diharapkan tidak berhenti pada pencapaian gelar sarjana, tetapi berlanjut pada kontribusi nyata melalui penerapan ilmu pengetahuan, pengembangan inovasi, dan keterlibatan dalam pembangunan daerah.
Selain itu, para lulusan diharapkan tetap terhubung dengan Universitas Nias melalui jejaring alumni. Hubungan tersebut dapat menjadi sarana berbagi pengalaman, memperluas peluang kerja sama, membangun inovasi, serta memberikan inspirasi bagi mahasiswa yang masih menempuh pendidikan.
Mewakili mahasiswa penerima beasiswa, salah seorang mahasiswa menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Universitas Nias, YAPERTI Nias, Yayasan Karya Darma Bakti, pengelola Asrama St. Agnes Laverna, para dosen, serta seluruh pihak yang telah mendampingi perjalanan pendidikan mereka.
Menurut perwakilan mahasiswa, kesempatan memperoleh beasiswa dan tinggal di asrama telah memberikan pengalaman berharga, bukan hanya dalam memperoleh ilmu pengetahuan, tetapi juga dalam belajar hidup mandiri, menghargai waktu, membangun kedisiplinan, serta menjalin kebersamaan dengan sesama mahasiswa.

Pengalaman selama empat tahun tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan mereka menuju dunia kerja dan pengabdian kepada masyarakat. Para mahasiswa juga menyampaikan penghargaan kepada orang tua dan wali atas doa, pengorbanan, serta dukungan yang senantiasa menguatkan mereka hingga berhasil menyelesaikan studi.
Mereka berharap program beasiswa serupa dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak generasi muda memperoleh kesempatan untuk mengenyam pendidikan tinggi dan meraih masa depan yang lebih baik.
Rektor Universitas Nias, Dr. Yaredi Waruwu, S.S., M.S., dalam arahan dan bimbingannya menekankan bahwa keberhasilan menyelesaikan pendidikan tinggi merupakan hasil dari kerja keras mahasiswa, dukungan orang tua, serta pendampingan berbagai pihak selama proses pendidikan.
Rektor menegaskan pentingnya menjaga nama baik almamater, menjunjung tinggi integritas, dan terus mengembangkan kompetensi setelah menyandang gelar sarjana. Para lulusan juga diharapkan tidak hanya berorientasi pada pencapaian pribadi, tetapi mampu memberikan kontribusi bagi keluarga, masyarakat, dan pembangunan daerah.
Terkait keberlanjutan program, sinergi antara universitas, yayasan, pengelola asrama, dan keluarga perlu terus diperkuat melalui evaluasi serta pendampingan yang terarah. Mahasiswa yang masih menyelesaikan studi juga perlu memperoleh perhatian agar dapat menuntaskan pendidikannya sesuai dengan ketentuan akademik yang berlaku.
Rektor juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan program beasiswa ini sekaligus mendorong agar kerja sama yang telah terbangun dapat terus dikembangkan untuk memperluas kesempatan pendidikan bagi generasi muda.
Kegiatan penjemputan dan penyerahan kembali mahasiswa kepada orang tua dan wali ini menjadi penanda berakhirnya satu tahap perjalanan pendidikan sekaligus awal pengabdian para lulusan di tengah masyarakat. Momen tersebut juga menjadi bahan refleksi bagi seluruh pihak untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan program beasiswa, memperkuat pemantauan akademik, menyempurnakan dokumentasi, dan meningkatkan koordinasi antara kampus, asrama, serta keluarga.
Universitas Nias berharap para lulusan dapat menjadi sumber daya manusia yang kompeten, berkarakter, dan mampu mengembangkan potensi daerah, khususnya di bidang pertanian dan sumber daya akuatik. (Humas Universitas Nias)