Universitas Nias Ambil Bagian dalam Penyusunan RIPJPID Kabupaten Nias, Dorong Ekosistem Ilmu Pengetahuan yang Berkelanjutan

Universitas Nias.ac.id- Nias : Universitas Nias (UNIAS) menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan ekosistem ilmu pengetahuan dan inovasi di daerah dengan mengambil bagian dalam Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Rencana Induk dan Peta Jalan Pemajuan Ilmu Pengetahuan di Daerah (RIPJPID) Kabupaten Nias Tahun 2025–2029, yang dilaksanakan pada Kamis, 8 Oktober 2026. bertempat di Kantor Bupati Nias.
Kegiatan tersebut menjadi forum strategis untuk membangun kesamaan perspektif dan merumuskan arah pengembangan ilmu pengetahuan yang selaras dengan kebutuhan serta potensi daerah. FGD juga menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, lembaga riset, dan para pemangku kepentingan dalam mendukung pembangunan Kabupaten Nias berbasis pengetahuan dan inovasi.
Dalam arahan dan bimbingannya, Bupati Nias, Ya'atulo Gulo, S.H., S.E., M.Si., menekankan pentingnya penyusunan RIPJPID sebagai instrumen strategis dalam mengarahkan pemanfaatan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi untuk menjawab berbagai kebutuhan pembangunan daerah.
Bupati Nias mengharapkan agar dokumen RIPJPID tidak hanya menjadi dokumen perencanaan, tetapi benar-benar mampu memberikan arah yang jelas bagi pengembangan potensi daerah. Karena itu, diperlukan sinergi dan kolaborasi seluruh pihak, termasuk perguruan tinggi, dalam menghasilkan gagasan, riset, dan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Arahan tersebut sekaligus menegaskan bahwa kemajuan daerah membutuhkan dukungan ekosistem pengetahuan yang kuat, melalui riset yang relevan, inovasi yang aplikatif, serta kerja sama antara pemerintah, akademisi, dunia usaha, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Nias, Dr. Yaredi Waruwu, S.S., M.S., dalam sambutannya menyampaikan bahwa Universitas Nias memiliki posisi strategis dalam mendukung pembangunan daerah melalui pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, khususnya bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Menurutnya, Universitas Nias siap berkontribusi dalam menghasilkan penelitian dan inovasi yang berangkat dari persoalan serta potensi lokal. Perguruan tinggi tidak hanya berperan sebagai institusi pendidikan, tetapi juga sebagai pusat pengembangan pengetahuan yang dapat memberikan rekomendasi berbasis data bagi pemerintah daerah.
Rektor menegaskan pentingnya membangun kolaborasi yang lebih kuat antara Universitas Nias dan Pemerintah Kabupaten Nias sehingga hasil penelitian dan inovasi akademik dapat diimplementasikan untuk mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat dan percepatan pembangunan daerah.
“Universitas Nias siap mengambil bagian dalam membangun ekosistem ilmu pengetahuan dan inovasi yang mampu menjawab kebutuhan daerah. Kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi menjadi salah satu kunci agar ilmu pengetahuan dapat memberikan dampak yang nyata bagi masyarakat,” ujar Rektor.

FGD tersebut juga diisi dengan paparan dari Direktur BRIN, Dr. Muhamad Amin, S.T., M.M.S.I., yang memberikan perspektif mengenai pentingnya penguatan ekosistem riset dan inovasi dalam mendukung pembangunan daerah.
Dalam paparannya, disampaikan bahwa pengembangan ilmu pengetahuan perlu diarahkan pada kebutuhan nyata daerah dengan memperhatikan potensi, permasalahan, serta tantangan pembangunan. Perencanaan riset dan inovasi yang terarah diharapkan dapat menghasilkan kebijakan dan solusi yang lebih tepat guna serta memiliki dampak terhadap masyarakat.
Selain itu, Ray Septianis Kartika, M.Si., turut memberikan paparan dan perspektif dalam FGD terkait pengembangan ilmu pengetahuan dan inovasi di daerah. Paparan tersebut memperkaya diskusi sekaligus memberikan pemahaman mengenai pentingnya membangun perencanaan riset dan inovasi yang terintegrasi, berkelanjutan, serta selaras dengan arah pembangunan daerah.
Keterlibatan Universitas Nias dalam FGD penyusunan RIPJPID Kabupaten Nias menjadi bagian dari komitmen UNIAS untuk terus memperkuat peran perguruan tinggi dalam pembangunan daerah.
Melalui penguatan penelitian, inovasi, dan kolaborasi multipihak, Universitas Nias diharapkan dapat menjadi salah satu penggerak dalam membangun ekosistem ilmu pengetahuan yang produktif, adaptif, dan berkelanjutan.
Penyusunan RIPJPID Kabupaten Nias pada akhirnya diharapkan mampu menjadi landasan strategis dalam mengarahkan pengembangan ilmu pengetahuan dan inovasi sesuai karakteristik serta kebutuhan daerah, sehingga menghasilkan kebijakan dan program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Nias.
Keterlibatan aktif Universitas Nias dalam proses tersebut menjadi wujud nyata komitmen perguruan tinggi untuk terus hadir, berkolaborasi, dan berkontribusi dalam mewujudkan pembangunan Kabupaten Nias yang berbasis ilmu pengetahuan, riset, inovasi, dan keberlanjutan. Hadir dalam forum tersebut Bupati Nias, seluruh OPD, Direktur BRIN beserta jajaran, Rektor Universitas Nias, Humas Universitas Nias beserta Staf. (Humas Universitas Nias)