CAMABA Universitas Nias Dapatkan Ceramah Edukatif dari Ketua Pengurus YAPERTI Nias: “ONO NIHA ABAD 21 : Civitas Akademika UNIAS Berkarakter Unggul, Pelopor Kemandirian, dan Penguasa Teknologi Terbarukan.”

Universitas Nias.ac.id- Gunungsitoli: Memasuki dunia perguruan tinggi, para Calon Mahasiswa Baru (CAMABA) Universitas Nias (UNIAS) mendapatkan pembekalan inspiratif melalui ceramah edukatif yang disampaikan oleh Ketua Pengurus YAPERTI Nias, Dr. Marinus Gea, S.E., M.Ak. dengan judul “ONO NIHA ABAD 21: Civitas Akademika UNIAS Berkarakter Unggul, Pelopor Kemandirian, dan Penguasa Teknologi Terbarukan.” yang di laksanakan di lapangan Kampus Universitas Nias, Jalan Yos Sudarso, nomor. 118 E/S Kota Gunungsitoli. Jumat 4 September 2026 dalam kegiatan PKKMB Universitas Nias Tahun Akademik 2026/2027.
Ceramah ini menjadi momentum penting bagi para CAMABA untuk memahami bahwa menjadi mahasiswa tidak sekadar tentang memperoleh gelar akademik, tetapi juga tentang membangun karakter, mengembangkan potensi diri, memiliki semangat kemandirian, serta mempersiapkan diri menghadapi perubahan zaman yang berlangsung begitu cepat.
Di hadapan para CAMABA, Dr. Marinus Gea mengajak generasi muda Nias untuk memandang pendidikan tinggi sebagai ruang strategis dalam mempersiapkan masa depan. Menurutnya, mahasiswa UNIAS harus memiliki keberanian untuk bermimpi besar, bekerja keras, terus belajar, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Semangat “ONO NIHA ABAD 21” menjadi pesan utama yang disampaikan. Generasi Ono Niha pada abad ke-21 diharapkan bukan hanya menjadi generasi yang mengikuti perkembangan zaman, tetapi menjadi generasi yang mampu mengambil peran dan menciptakan perubahan.
Karakter menjadi salah satu fondasi utama yang ditekankan dalam ceramah tersebut. Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi harus berjalan seiring dengan integritas, disiplin, tanggung jawab, etika, serta kepedulian terhadap sesama. Mahasiswa yang unggul bukan hanya mereka yang memiliki kemampuan akademik, tetapi juga mereka yang memiliki karakter kuat dan mampu menggunakan ilmunya untuk kebaikan.
Selain karakter, kemandirian menjadi nilai penting yang perlu ditanamkan sejak mahasiswa memasuki lingkungan perguruan tinggi. Para CAMABA didorong untuk tidak selalu bergantung kepada orang lain, tetapi belajar mengambil keputusan, menyelesaikan persoalan, mengembangkan kreativitas, dan menciptakan peluang.
“Mahasiswa harus mempersiapkan diri menjadi pelopor kemandirian. Jangan hanya berpikir bagaimana mencari pekerjaan, tetapi bagaimana membangun kemampuan sehingga suatu saat mampu menciptakan peluang dan memberikan manfaat bagi orang lain,” menjadi pesan penting yang mengemuka dalam ceramah tersebut.
Di tengah perkembangan teknologi digital dan hadirnya berbagai inovasi baru, Dr. Marinus Gea juga mengingatkan para CAMABA tentang pentingnya penguasaan teknologi. Generasi muda Nias harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan menjadikannya sebagai sarana untuk belajar, berkarya, berinovasi, serta membangun masa depan.
Teknologi, menurutnya, tidak seharusnya hanya menjadi alat konsumsi, tetapi harus dimanfaatkan untuk menciptakan solusi. Mahasiswa UNIAS perlu memiliki keberanian untuk mengeksplorasi teknologi baru, meningkatkan kompetensi digital, dan mengembangkan berbagai inovasi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Kepulauan Nias.
Dalam konteks tersebut, UNIAS memiliki peran strategis dalam mempersiapkan generasi muda yang mampu menggabungkan kecerdasan intelektual, kekuatan karakter, semangat kemandirian, dan penguasaan teknologi. Pendidikan tinggi diharapkan tidak hanya menghasilkan lulusan yang siap memasuki dunia kerja, tetapi juga melahirkan generasi yang mampu menjadi pemimpin, inovator, dan penggerak pembangunan daerah.
Ceramah edukatif ini sekaligus menjadi ajakan kepada seluruh CAMABA untuk menjalani perjalanan akademiknya dengan kesungguhan. Masa perkuliahan hendaknya dimanfaatkan untuk memperluas wawasan, membangun jejaring, mengembangkan bakat dan minat, serta menemukan potensi terbaik dalam diri masing-masing.
Sebagai generasi Ono Niha abad ke-21, para mahasiswa UNIAS diharapkan tetap memiliki identitas dan kebanggaan terhadap budaya Nias, namun pada saat yang sama mampu berpikir terbuka dan memiliki daya saing global. Kearifan lokal dan kemajuan teknologi bukanlah dua hal yang harus dipertentangkan, melainkan dapat berjalan bersama untuk melahirkan generasi yang unggul dan relevan dengan kebutuhan zaman.
Melalui pembekalan ini, para CAMABA diharapkan semakin memahami bahwa perjalanan mereka di UNIAS merupakan bagian dari proses panjang untuk mempersiapkan diri menjadi sumber daya manusia yang berkualitas dan berkontribusi bagi kemajuan masyarakat. “ONO NIHA ABAD 21” pun bukan sekadar sebuah tema, melainkan sebuah visi tentang generasi Nias masa depan: berkarakter, unggul, mandiri, adaptif, inovatif, dan mampu menguasai teknologi terbarukan, tanpa kehilangan jati diri sebagai Ono Niha.
Dengan semangat tersebut, CAMABA Universitas Nias diharapkan mampu memulai perjalanan akademiknya dengan tekad yang kuat: belajar dengan sungguh-sungguh, membangun karakter, mengembangkan kemandirian, menguasai teknologi, dan kelak kembali memberi kontribusi terbaik bagi Nias dan Indonesia.
Hadir pada kegiatan PKKMB T.A 2026/2027 Universitas Nias yakni Ketua Pengurus Yayasan Perguruan Tinggi Nias beserta jajaran, seluruh Pejabat struktural Universitas Nias, Bapak /Ibu Dosen Pegawai, Maperwa, BEM Universitas Nias. Perwakilan Polres Nias. Perwakilan Kodim 0213 dan sejumlah Mitra Kerjasama seperti BNI, Indosat, Kalbe serta seluruh undangan yang berkenan hadir. (Humas Universitas Nias)