Rektor Universitas Nias Terima Kunjungan Ketua KPU Kabupaten Nias, Buka Peluang Kolaborasi Bedah Buku dan Penguatan Literasi Akademik

Universitas Nias.ac.id-Gunungsitoli: Universitas Nias terus memperkuat jejaring kerja sama dengan berbagai lembaga strategis melalui pertemuan akademik dan kelembagaan. Hal ini ditandai dengan kunjungan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Nias ke Universitas Nias dalam rangka membangun komunikasi serta menjajaki peluang kolaborasi dalam bidang literasi, khususnya melalui kegiatan bedah buku dan pengembangan wawasan akademik bagi sivitas akademika. Jumat, 24 Juli 2026 bertempat di ruang Rektor Universitas Nias, Jalan Pancasila nomor 10. Kota Gunungsitoli.
Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Rektor Universitas Nias, Dr. Yaredi Waruwu, S.S., M.S bersama jajaran pimpinan universitas. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, dengan pembahasan mengenai berbagai peluang sinergi yang dapat memberikan manfaat bagi mahasiswa, dosen, serta masyarakat luas.
Dalam kesempatan tersebut, Rektor Universitas Nias menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kunjungan Ketua KPU Kabupaten Nias. Menurut Rektor, komunikasi dan kolaborasi antara perguruan tinggi dengan lembaga penyelenggara pemilu merupakan langkah positif dalam memperluas wawasan akademik mahasiswa serta meningkatkan budaya literasi di lingkungan kampus.
"Universitas Nias menyambut baik setiap bentuk kerja sama yang dapat memberikan nilai tambah bagi sivitas akademika. Kegiatan seperti bedah buku tidak hanya menjadi ruang untuk membangun budaya membaca dan berpikir kritis, tetapi juga menjadi wadah bertukar gagasan, memperkaya wawasan, serta meningkatkan kepedulian mahasiswa terhadap berbagai isu sosial, kebangsaan, dan demokrasi," ujar Rektor.
Rektor menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki peran penting sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan ruang dialog intelektual. Oleh karena itu, Universitas Nias terus mendorong berbagai kegiatan akademik yang melibatkan kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk lembaga pemerintahan, organisasi, maupun mitra strategis lainnya.

Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Nias menyampaikan maksud dan tujuan kunjungan tersebut sebagai bagian dari upaya membangun hubungan kelembagaan dengan Universitas Nias. Ia menjelaskan bahwa perguruan tinggi merupakan mitra penting dalam meningkatkan partisipasi masyarakat, khususnya generasi muda, dalam memahami nilai-nilai demokrasi dan kehidupan berbangsa.
Dalam pertemuan tersebut, Ketua KPU Kabupaten Nias memaparkan gagasan mengenai pelaksanaan kegiatan bedah buku yang diharapkan dapat menjadi forum diskusi ilmiah bagi mahasiswa dan akademisi. Melalui kegiatan tersebut, peserta dapat menggali berbagai perspektif, memperkuat kemampuan berpikir kritis, serta meningkatkan minat terhadap literasi.
"Kami melihat Universitas Nias sebagai tempat yang strategis untuk membangun ruang diskusi dan pertukaran gagasan. Melalui kegiatan bedah buku, kami berharap dapat menghadirkan suasana akademik yang lebih aktif serta mendorong mahasiswa untuk semakin gemar membaca, berdiskusi, dan memahami berbagai isu yang berkembang di tengah masyarakat," ungkap Ketua KPU Kabupaten Nias.
Pertemuan tersebut juga membahas berbagai peluang kerja sama lainnya yang dapat dikembangkan antara Universitas Nias dan KPU Kabupaten Nias, baik dalam bentuk kegiatan edukasi, seminar, diskusi publik, maupun program penguatan wawasan kebangsaan dan demokrasi bagi mahasiswa.
Melalui pertemuan ini, Universitas Nias dan KPU Kabupaten Nias menunjukkan komitmen yang sama dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan, literasi, dan penguatan nilai-nilai demokrasi. Kolaborasi yang dirintis diharapkan mampu menghadirkan kegiatan-kegiatan positif yang memberikan dampak nyata bagi sivitas akademika maupun masyarakat.
Kegiatan diakhiri dengan diskusi bersama dan sesi foto sebagai simbol terjalinnya komunikasi serta komitmen untuk terus membangun sinergi antara Universitas Nias dan KPU Kabupaten Nias dalam mendukung pengembangan ilmu pengetahuan, budaya literasi, dan kehidupan demokrasi yang berkualitas. (Humas Universitas Nias)