LMS SIMAT TRACER KONTAK

Akhiri Masa KKT dengan Sukses, 157 Mahasiswa FST Universitas Nias Resmi Dijemput Dosen Pembimbing

14 Juli 2026

Universitas Nias.ac.id-Gunungsitoli : Sebanyak 157 mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Nias resmi mengakhiri pelaksanaan Kuliah Kerja Terpadu (KKT) setelah menyelesaikan masa pengabdian di berbagai instansi, dunia usaha di wilayah penempatan. Selasa 7 Juli 2026. Penjemputan mahasiswa oleh para dosen pembimbing menjadi penanda berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan KKT yang telah berlangsung dengan baik dan lancar.

Kuliah Kerja Terpadu merupakan salah satu program akademik yang dirancang untuk memberikan pengalaman belajar di luar ruang kelas melalui pengabdian langsung kepada Instansi dan dunia usaha . Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya dituntut menguasai teori, tetapi juga mampu menerapkan ilmu pengetahuan, teknologi, serta keterampilan yang dimiliki dalam membantu menjawab berbagai kebutuhan dan persoalan di tengah masyarakat, instansi dan dunia usaha.

Pada tahun ajaran 2025/2026 ini,  adapun  lokasi yang menjadi tempat tujuan  mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi  melaksanakan kuliah kerja terpadu sesuai program studinya masing-masing yang pertama, Program Studi  Teknologi Informasi yakni Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sibolga, Diskominfo Kota Gunungsitoli, Telkom Gunungsitoli, BPS Kota Gunungsitoli, BPS Kabupaten Nias, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Gunungsitoli, Rumah Sakit Pratama Nias, Kantor Kelurahan Ilir,  Kantor Kelurahan Saombo, Kantor Kelurahan Pasar, Dinas Ketahanan Pangan, pertanian dan Perikanan Kabupaten Nias, Disdukcapil Kabupaten Nias. Program Studi Agroteknologi yakni Dinas Ketahanan Pangan, pertanian dan Perikanan Kabupaten Nias, Dinas Ketahanan Pangan, pertanian dan Perikanan Kabupaten Nias Utara, Dinas Ketahanan Pangan, pertanian dan Perikanan Kabupaten Nias Barat, Perkebunan Kelapa Sawit Saut Situmorang Nias Selatan, Dinas Ketahanan Pangan, pertanian dan Perikanan Kota Gunungsitoli, Lahan Holtikultura ibu Yusiati Hura, 

Sementara itu Program Studi Akuatik rumpun Perikanan lokasi Kuliah Kerja Terpadu yakni Balai Besar Karantina Hewan, ikan dan Tumbuhan Sumatera Utara Satuan Pelayanan Laut Sibolga, Yayasan Terang Ehowu Kota Gunungsitoli. Dinas Ketahanan Pangan, pertanian dan Perikanan Kota Gunungsitoli. 

Selama berada di lokasi KKT, mahasiswa melaksanakan berbagai kegiatan, seperti pendampingan, edukasi di bidang teknologi dan lingkungan, pemberdayaan potensi, penguatan administrasi, serta berbagai program lain yang disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan instansi dan dunia usaha setempat. Kehadiran mahasiswa diharapkan mampu memberikan manfaat nyata sekaligus mempererat hubungan antara perguruan tinggi dan pemangku kepentingan.

Dekan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Nias, Ratna Natalia Mendrofa, S.Pd., M.Pd menyampaikan apresiasi kepada seluruh mahasiswa yang telah menunjukkan dedikasi, disiplin, dan tanggung jawab selama menjalankan program KKT.

"Kuliah Kerja Terpadu merupakan bagian penting dari proses pendidikan di perguruan tinggi. Melalui kegiatan ini, mahasiswa belajar memahami realitas kehidupan masyarakat, Instansi dan dunia usaha sekaligus mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh di bangku kuliah. Saya mengapresiasi seluruh mahasiswa yang telah menjaga nama baik Universitas Nias serta menunjukkan semangat pengabdian yang tinggi. Terima kasih juga kepada seluruh pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan pihak-pihak yang telah menerima serta mendampingi mahasiswa selama pelaksanaan KKT."

Senada dengan itu, salah seorang Ketua Panitia pelaksana Kuliah Kerja Terpadu,  Fakultas Sains dan Teknologi, Januari Dawolo, M,Si menjelaskan bahwa KKT menjadi media pembelajaran yang mampu membentuk karakter, kepemimpinan, dan kemampuan mahasiswa dalam bekerja secara kolaboratif.

"Keberhasilan KKT tidak hanya diukur dari banyaknya program yang dilaksanakan, tetapi juga dari dampak positif yang dirasakan instansi, dunia usaha, masyarakat dan pengalaman yang diperoleh mahasiswa. Kami berharap pengalaman ini menjadi bekal berharga bagi mereka ketika memasuki dunia kerja maupun saat mengabdi kepada masyarakat."

Di lokasi KKT, pemerintah,  dunia usaha dan masyarakat menyampaikan kesan positif atas kehadiran mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Nias. Menurut perwakilan instansi pemerintah, mahasiswa mampu beradaptasi dengan lingkungan, membangun komunikasi yang baik, serta aktif melibatkan masyarakat dalam setiap program yang dijalankan.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Universitas Nias, khususnya Fakultas Sains dan Teknologi, yang telah mempercayakan instansi kami sebagai lokasi KKT. Kehadiran mahasiswa membawa semangat baru bagi masyarakat. Program-program yang mereka laksanakan sangat membantu dan kami berharap kerja sama seperti ini dapat terus berlanjut pada masa mendatang."

Sementara itu, salah seorang mahasiswa peserta KKT mengaku mendapatkan pengalaman yang sangat berharga selama berada di tengah dunia usaha, instansi pemerintah serta masyarakat.

"KKT memberikan banyak pelajaran yang tidak kami temukan di ruang kuliah. Kami belajar berkomunikasi dengan berbagai pihak, bekerja dalam tim, menyelesaikan berbagai tantangan di lapangan, serta memahami bahwa ilmu yang kami miliki akan lebih bermakna ketika dapat memberikan manfaat bagi orang lain. Pengalaman ini akan menjadi bekal yang sangat berharga bagi kami di masa depan."

Prosesi penjemputan mahasiswa oleh dosen pembimbing berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan rasa syukur. Momen tersebut menjadi penutup dari perjalanan pengabdian yang telah dilaksanakan selama beberapa minggu, sekaligus menjadi awal bagi mahasiswa untuk kembali melanjutkan proses akademik di kampus dengan membawa pengalaman baru, wawasan yang lebih luas, serta semangat untuk terus berkarya.

Melalui pelaksanaan Kuliah Kerja Terpadu ini, Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Nias kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan yang unggul secara akademik, berkarakter, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Program KKT diharapkan terus menjadi jembatan antara dunia pendidikan tinggi dan masyarakat, sehingga ilmu pengetahuan yang dikembangkan di kampus dapat memberikan manfaat nyata bagi pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.(Humas Universitas Nias)