Usung Tema Healthy Self, Successful Learning Program Studi Pendidikan Bimbingan dan Konseling Sukses Gelar Seminar Mental Health Exhibition untuk Meningkatkan Kesadaran Kesehatan Mental Mahasiswa

Universitas Nias.ac.id-Gunungsitoli : Dalam upaya meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan mental di kalangan generasi muda, Program Studi Pendidikan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Nias sukses menyelenggarakan Seminar Mental Health Exhibition mengusung tema "Healthy Self, Successful Learning. " Kegiatan yang berlangsung dengan penuh antusias tersebut dihadiri oleh pimpinan universitas, dosen, mahasiswa, yang memiliki kepedulian terhadap isu kesehatan mental. Jumat 3 Juli 2026 bertempat di Aula Universitas Nias. Jalan Yos Sudarso No. 118 E/S Kota Gunungsitoli.
Seminar ini menjadi ruang edukatif sekaligus inspiratif yang bertujuan memperkuat pemahaman peserta mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental sebagai fondasi dalam membangun kualitas hidup, prestasi akademik, dan hubungan sosial yang sehat. Selain menghadirkan paparan ilmiah dari para narasumber, kegiatan juga dikemas secara interaktif melalui sesi diskusi dan pameran edukatif (Mental Health Exhibition) yang menampilkan berbagai informasi mengenai kesehatan mental, strategi pengelolaan stres, serta pentingnya membangun gaya hidup sehat.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor IV Universitas Nias, Mastawati Ndruru, S.Pd., M.Hum dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi kepada Program Studi Pendidikan Bimbingan dan Konseling yang dinilai konsisten menghadirkan kegiatan akademik yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan zaman.
"Kesehatan mental bukan lagi isu yang dapat dipandang sebelah mata. Di tengah dinamika kehidupan saat ini, mahasiswa tidak hanya dituntut memiliki kecerdasan intelektual, tetapi juga ketangguhan emosional, kemampuan mengelola tekanan, serta karakter yang sehat. Melalui seminar ini, Universitas Nias menunjukkan komitmennya untuk membentuk lulusan yang unggul secara akademik sekaligus memiliki kesehatan mental yang baik sehingga mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat."
Beliau juga berharap agar kegiatan serupa dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam pengabdian kepada masyarakat dan peningkatan kualitas pendidikan yang berorientasi pada pengembangan karakter mahasiswa.

Sementara itu, Ketua Program Studi Pendidikan Bimbingan dan Konseling Hosiana R. Damanik, S.Psi., M.Psi dalam pernyataanya menyampaikan bahwa penyelenggaraan seminar ini merupakan bagian dari komitmen program studi dalam memberikan edukasi kepada mahasiswa dan masyarakat akademik mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental sejak dini.
Beliau menjelaskan bahwa tema "Healthy Self" dipilih karena sejalan dengan meningkatnya tantangan psikologis yang dihadapi generasi muda, baik dalam lingkungan akademik maupun kehidupan sosial.
"Kami berharap seminar ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk membangun budaya saling peduli terhadap kesehatan mental. Mahasiswa perlu memahami bahwa menjaga kesehatan mental sama pentingnya dengan menjaga kesehatan fisik. Melalui kegiatan ini kami ingin menumbuhkan kesadaran, memperkuat literasi kesehatan mental, serta membekali peserta dengan strategi menghadapi berbagai tantangan kehidupan secara positif."

Beliau juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh narasumber, panitia, dosen, mahasiswa, dan seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan sehingga dapat berlangsung dengan lancar dan sukses.
Seminar menghadirkan dua narasumber yang berkompeten di bidangnya, yakni Ibu Tiara Aulia,S.Psi.,M.Si dan Ibu Shen Laia, M.Psi, Psikolog. Dalam paparannya narasumber pertama memaparkan materi mengenai pentingnya mengenali kondisi kesehatan mental sejak dini, faktor-faktor yang memengaruhi kesejahteraan psikologis, serta langkah-langkah preventif dalam menjaga keseimbangan emosional. Dijelaskan bahwa kesehatan mental yang baik akan meningkatkan kemampuan individu dalam berpikir jernih, mengambil keputusan, membangun hubungan sosial yang sehat, serta meningkatkan produktivitas belajar dan bekerja.
Selanjutnya, narasumber kedua membahas implementasi pola hidup sehat (Healthy Life) sebagai salah satu pendekatan dalam menjaga kesehatan mental. Dalam paparannya dijelaskan bahwa keseimbangan antara aktivitas fisik, pola makan bergizi, waktu istirahat yang cukup, pengelolaan stres, serta dukungan sosial merupakan faktor penting dalam membentuk kualitas kesehatan mental seseorang. Narasumber juga mengajak peserta untuk tidak ragu mencari bantuan profesional apabila mengalami tekanan psikologis yang berkepanjangan serta menumbuhkan budaya saling mendukung di lingkungan kampus.

Selama sesi diskusi berlangsung, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi dengan mengajukan berbagai pertanyaan seputar kesehatan mental mahasiswa, cara menghadapi tekanan akademik, hingga strategi membangun self-awareness dan self-care dalam kehidupan sehari-hari.
Salah seorang peserta seminar mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut memberikan pengalaman dan wawasan baru yang sangat bermanfaat.
"Seminar ini membuka cara pandang saya mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental. Selama ini banyak mahasiswa yang fokus pada pencapaian akademik tetapi sering mengabaikan kondisi psikologisnya. Materi yang disampaikan sangat relevan dengan kehidupan mahasiswa, mudah dipahami, dan memberikan motivasi agar kami lebih peduli terhadap diri sendiri maupun orang lain."
Melalui penyelenggaraan Seminar Mental Health Exhibition bertema "Healthy Self, Successful Learning ", Program Studi Pendidikan Bimbingan dan Konseling Universitas Nias kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan kegiatan akademik yang tidak hanya memperkaya pengetahuan, tetapi juga membangun karakter, meningkatkan kepedulian sosial, serta memperkuat budaya hidup sehat di lingkungan kampus. Diharapkan kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam menciptakan sivitas akademika yang sehat secara fisik, tangguh secara mental, dan siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan. (Humas Universitas Nias)